• Call Us +62 21 5790 3535

Asuransi Umum

1. ASURANSI UMUM

Sejak tahun 2002 Asuransi Asei telah menjalankan usaha dibidang Asuransi Umum untuk melengkapi produk yang telah ada sebelumnya dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih lengkap kepada para nasabahnya. Asuransi Asei memiliki beberapa jenis produk Asurasi Umum sebagai berikut:

a. Asuransi Harta Benda (Property Insurance)

Asuransi yang memberikan ganti rugi kepada Tertanggung atas kerusakan atau kerugian harta benda yang dipertanggungkan yang disebabkan oleh kebakaran, sambaran petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, serta asap yang berasal dari kebakaran harta yang dipertanggungkan. Asuransi Property meliputi Asuransi Kebakaran dan perluasan jaminannya (gempa bumi, badai, banjir, topan, dan lain-lain) dan juga jaminan atas kerugian sebagai akibat terganggunya usaha (business interruption) yang disebabkan kebakaran.

Jenis-jenis asuransi harta benda:

  1. Polis Standar Asuransi Kebakaran Indonesia (PSAKI)
  2. Polis Standar Gempa Bumi Indonesia (PSGBI)
  3. Property All Risks (PAR) atau Industrial All Risks (IAR)

b. Asuransi Rekayasa

Asuransi Rekayasa adalah salah satu bentuk asuransi yang memberikan pertanggungan atas risiko kehilangan atau kerusakan terhadap obyek yang dipertanggungkan (biasanya terkait dengan konstruksi; material; peralatan atau mesin-mesin) selama masa konstruksi atau pemasangan mesin terhadap setiap risiko kehilangan atau kerusakan yang tidak terduga; bersifat tiba-tiba dan merupakan suatu kecelakaan.

Perluasan pertanggungan dapat diberikan terhadap risiko-risiko kehilangan atau kerusakan barang milik dan kecelakaan fisik dari Pihak Ketiga dengan nilai maksimum yang disepakati sebelumnya.

Asuransi Rekayasa (Engineering Insurance) dibagi menjadi 2 (dua) kelompok besar yaitu Asuransi Engineering Proyek dan Asuransi Engineering Non Proyek:

1. Jenis pertanggungan (polis) untuk Engineering Proyek, yaitu:

  • Asuransi Konstruksi (Contractor All Risk Insurance/CAR): memberikan pertanggungan atas risiko kehilangan dan/atau kerusakan fisik terhadap pelaksanaan pembangunan.
  • Asuransi Pemasangan (Erection All Risks Insurance/EAR): memberikan pertanggungan atas risiko kehilangan dan/atau kerusakan pada mesin-mesin pada saat instalasi atau pemasangannya.

2. Jenis pertanggungan untuk Engineering Non Proyek, yaitu:

  • Asuransi Peralatan Elektronika (Electronic Equipment Insurance/EEI)
  • Asuransi Kerusakan Mesin (MachineryBreakdown Insurance/MB)
  • Loss of Profit following Machinery Breakdown (MLOP) Insurance
  • Boiler & Pressure Vessel Insurance
  • Deterioration of Stock (DOS) Insurance
  • Civil Engineering Completed Risk (CECR) Insurance
  • Asuransi Peralatan Berat (Contractor’s Plant and Machinery/CPM).

c. Asuransi Pengangkutan Barang (Marine Cargo Insurance)

Asuransi yang menjamin kerusakan atau kerugian barang yang diangkut dari satu tempat ke tempat lain baik dengan alat angkut darat (truk, kereta, trailer), laut (kapal) atau udara (pesawat udara) terhadap risiko-risiko yang terjadi selama pengangkutan barang. Jenis risiko yang ditanggung dibedakan dalam tiga (3) kelompok yang disebut  Institute Cargo Clauses (ICC) yaitu (dari yang paling lengkap): ICC “A”; ICC “B” dan ICC “C”.

d. Asuransi Rangka Kapal (Marine Hull Insurance)

  1. Asuransi Rangka Kapal (Hull & Machinery Insurance): memberikan jaminan atas kerusakan atau kerugian terhadap kapal, mesin dan perlengkapannya dari bahaya laut (perils of the sea) dan risiko pelayaran (navigational perils).
  2. Asuransi Pembangunan Kapal (Builders’ Risks Insurance): memberikan jaminan atas risiko-risiko yang terjadi selama pembangunan kapal di galangan kapal hingga penyerahan kapal kepada pemiliknya.
  3. Ship Repairers’ Liability Insurance memberikan jaminan atas tanggung jawab pihak galangan kapal pada saat memperbaiki/mereparasi kapal

e. Asuransi Aneka (General Accident / Miscellaneous Insurance), yang terdiri dari:

1. Asuransi Tanggung Gugat : Menjamin tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga baik berupa cidera badan (bodily injury) dan/ atau kerusakan harta benda (property damage) sehubungan dengan aktifitas pekerjaan atau bisnis yang dijalankan oleh Tertanggung.

Jenis Liability Insurance:

  • Public Liability Insurance
  • Commercial General Liability atau CGL (yang meliputi Public Liability, Employer’s Liability, Automobile Liability, Workmen’s Compensation)

2. Asuransi Uang :

Memberikan jaminan atas kehilangan uang dan/atau yang disetarakan dengan uang (Cek, Bank Notes; Wesel; dll) milik Tertanggung selama disimpan di dalam brankas, lemari besi atau tempat penyimpanan uang lainnya; selama dalam pengiriman dari satu tempat ke tempat lain; saat disimpan di kasir atau loket-loket dimana transaksi dilakukan; dan menjamin hilangnya uang tertanggung akibat ketidakjujuran karyawan yang dipercaya dalam mengelola uang.

Jenis Money Insurance:

  • Cash in Transit (CIT)
  • Cash in Safe (CIS)
  • Cash in Cashier Box
  • Fidelity Guarantee

3. Asuransi Kecelakaan Diri : memberikan jaminan terhadap risiko kematian, cacat tetap, dan biaya perawatan atau pengobatan yang disebabkan oleh kecelakaan.

4. Asuransi Kecelakaan Diri Plus (Asuransi Kecelakaan Diri Sejahtera): memberikan jaminan pelunasan kredit berkaitan dengan pemberian kredit oleh bank kepada pegawai suatu perusahaan (Debitur) apabila debitur meninggal dunia baik sebagai akibat dari kecelakaan atau sebab-sebab alamiah atau debitur mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

5. Asuransi Kebongkaran (Burglary Insurance): menanggung kerugian akibat dari pencurian yang pencurinya memasuki ruangan yang ditempati Tertanggung, dengan jalan kekerasan/pembongkaran dan juga kerusakan kepada barang-barang Tertanggung sebagai akibat dari perbuatan tersebut.

6. Asuransi Advertising (Advertising Sign/Billboard Insurance): memberikan ganti kerugian kepada Tertanggung atas kerusakan dan kemusnahan terhadap advertising sign/billboard yang dipertanggungkan oleh sebab kecelakaan, kebakaran, sambaran petir, peledakan, atau pencurian, dan juga menjamin tanggung-jawab hukum kepada pihak ketiga.

7. Asuransi Moveable All Risks: memberikan ganti kerugian kepada Tertanggung atas kerusakan dan/atau kemusnahan terhadap harta benda yang dipertanggungkan oleh sebab apapun kecuali sebab yang dikecualikan, juga menjamin harta benda yang sedang digunakan, dioperasikan ataupun sedang disewa oleh klien Tertanggung.

f. Asuransi Penerbangan (Aviation Insurance)

Menjamin risiko kerusakan dan kerugian terhadap rangka pesawat, suku cadang pesawat, risiko perang dan pembajakan; tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga; tanggung jawab hukum terhadap penumpang pesawat; personal accident crew; air crew loss of licence; jaminan Airport Owner Liability.

g. Asuransi Minyak dan Gas Bumi (Oil and Gas Insurance)

Menjamin kerusakan atau kerugian pada peralatan eksplorasi dan produksi minyak lainnya baik di darat (onshore) maupun di laut (offshore). Polis ini juga dapat menanggung risiko untuk pembangunan konstruksi terkait dengan eksplorasi dan produksi minyak dan gas.