

21 Mei 2026
Strategic Intelligence for Trade Credit Risk Assessment: Decoding the Business Information Report (BIR)
Kamis 21 Mei 2026, telah dilaksanakan In House Training (IHT) Asuransi Perdagangan dengan tema Strategic Intelligence for Trade Credit Risk Assessment: Decoding the Business Information Report (BIR) yang dilaksanakan secara online dengan menghadirkan Narasumber Bimar Antariksa – Indonesia Managing Director PT Visi Globalindo Data Utama.
Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Business Information Report (BIR) memiliki peran strategis dalam Trade Credit Insurance (TCI) sebagai alat investigasi untuk menilai profil, kondisi operasional, serta tingkat risiko buyer secara menyeluruh. Di tengah semakin kompleksnya rantai pasok global, BIR membantu perusahaan asuransi memperoleh gambaran atas identitas, legalitas, dan kapasitas pembayaran buyer guna memitigasi potensi risiko gagal bayar.
Materi juga menekankan bahwa fungsi utama BIR tidak hanya terbatas pada verifikasi identitas perusahaan, tetapi juga mencakup evaluasi kemampuan pembayaran, identifikasi potensi fraud, pendeteksian permasalahan hukum, hingga pemberian early warning signals atas perubahan kondisi buyer. Informasi tersebut menjadi dasar penting bagi penjamin asuransi dalam menentukan limit kredit, menetapkan premi, serta melakukan pemantauan portofolio risiko secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa penyusunan BIR yang berkualitas dilakukan melalui metodologi investigasi multi-sumber, mulai dari pengumpulan data publik, analisis laporan keuangan, referensi perdagangan, hingga penelusuran catatan litigasi dan kebangkrutan. Seluruh data tersebut kemudian dianalisis untuk menghasilkan wawasan yang mendukung pengambilan keputusan underwriting yang lebih akurat.
Melalui sesi ini, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai aspek-aspek penting dalam membaca BIR, seperti tren keuangan, struktur kepemilikan, perilaku pembayaran historis, serta identifikasi red flags yang perlu diwaspadai, termasuk penurunan pendapatan signifikan, tingginya pergantian manajemen, dan keterlambatan pembayaran yang berulang.
Kegiatan IHT ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi peserta dalam melakukan penilaian risiko secara lebih komprehensif, sehingga mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat dan pengelolaan risiko yang semakin optimal dalam pengembangan bisnis asuransi perdagangan.