ASEI Dukung Ekspansi Ekspor ke Pasar India

  1. Home

  2. Newsroom

  3. ASEI Dukung Ekspansi Ekspor ke Pasar India

ASEI Dukung Ekspansi Ekspor ke Pasar India

12 Maret 2026

ASEI Dukung Ekspansi Ekspor ke Pasar India

Jakarta, 12 Maret 2026 — ASEI menjadi salah satu pemateri dalam webinar bertajuk “Potensi Pasar Produk Indonesia dan Spesifik Produk Rempah-Rempah (Spices) di India” yang digelar oleh Export Center Surabaya (ECS) pada hari Kamis (12/03).

Acara ini dibuka dengan sambutan dan laporan Kepala Pengelola ECS Toto Dirgantoro mengenai perkembangan perdagangan saat ini, lalu dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Lucky Kristian selaku Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur. Kemudian secara resmi acara dibuka oleh Direktur P2IE Kemendag RI Bayu Wicaksono serta dilanjutkan dengan pemaparan potensi market India atas produk rempah-rempah Indonesia oleh Atase Perdagangan India Mohamad Iqbal Jamil. Pada acara ini juga dibedah tantangan dan peluang memasuki market India baik secara demografi ataupun secara budaya.

Sinergi dalam rangka menumbuhkan ekspor Indonesia untuk memasuki market India juga diberikan pengarahan oleh Badan Karantina Tumbuhan BKHIT Provinsi Jawa Timur untuk memberikan gambaran agar para pelaku eksportir nantinya tidak mengalami kendala dalam menyiapkan berbagai keperluan dokumen ekspornya.

Pada kesempatan ini PT Asuransi Asei Indonesia (ASEI) ikut memperkuat dan berkomitmen penuh untuk menyediakan solusi lengkap yang tidak hanya dari sisi proteksi kepada eksportir tetapi juga pendampingan dari hulu ke hilir atas proses ekspor dan segala risiko yang berpotensi terjadi. Tentunya upaya ini dirancang untuk membantu pelaku ekspor khususnya untuk market India, mengatasi tantangan / keraguan dalam upaya transaksi ekspor.

Sinergi ECS dengan ASEI kali ini bertujuan untuk memberikan guidance perlindungan asuransi tagihan ekspor bagi eksportir maupun calon eksportir yang berorientasi ekspor dalam menghadapi risiko gagal bayar dengan menanggung hingga 85% coverage, ujar Achmad Nurkhozin selaku Kepala Regional II Asuransi Asei. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 calon eksportir dan eksportir dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Timur.

Kepala Regional II Asuransi Asei Achmad Nurkhozin menjelaskan “sinergi ECS dengan ASEI ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi eksportir dan meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan produk serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi eksportir Indonesia sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekspor nasional dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.”
Sebagai Export Credit Agency (ECA) Indonesia, Asuransi Asei siap mendampingi para eksportir sejak pencarian informasi kredibilitas buyer dimana ASEI tergabung dalam Asosiasi Internasional Berne Union, Aman Union dsb. Diharapkan kerjasama ini dapat membawa ketenangan dalam pelaku ekspor dan memastikan keberlanjutan bisnis yang terus bertumbuh.

“ASEI berkomitmen tegas sebagai one stop solution insurance yang menyediakan layanan penunjang lain seperti asuransi marine cargo, asuransi properti dan juga asuransi kredit. Sinergi ini juga merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah Jawa Timur dalam membuka peluang baru, meningkatkan daya saing produk serta ekosistem ekspor Indonesia.” Ujar Nurkhozin.